Sekarang bayangkan apabila Anda seorang karyawan kantoran dan juga berinvestasi dalam forex trading. Katakanlah Anda bertrading pada malam hari dan di siang harinya Anda harus bekerja dan tidak dapat memantau posisi trading Anda. Bagaimana apabila ketika kita tidak sedang memantau posisi trading kita kemudian harga bergerak berlawanan dengan posisi kita bahkan bergerak berlawanan terlalu jauh. Bisa-bisa terjadi
margin call (ditutupnya posisi dalam keadaan merugi karena kurangnya margin jaminan). Tentu saja hal ini sangat tidak kita inginkan.
Itulah sebabnya disediakan fasilitas "pagar" atau batas dalam platform forex trading manapun. Gunanya untuk mencegah keadaan yang tidak terprediksi mempengaruhi portfolio trading kita terlalu jauh. Kedua batas yang dimaksud diistilahkan dengan Stop Loss dan Limit.
Stop merupakan batas kerugian yang bersedia kita tanggung sedangkan Limit merupakan batas target keuntungan yang hendak kita ambil.
Misal Anda sudah membuka posisi Buy GBPUSD pada harga 1.6400.
Stop Loss ideal adalah 1.6350. (misal Anda hanya ingin menanggung kerugian 50 poin saja).
Take Profit ideal adalaj 1.6420 - 1.6450 (misal Anda hanya ingin mendapat keuntungan/profit 20 - 50 poin saja).
Contoh untuk Open Sell :
Sell USDJPY di 83.00
Contoh Stop Loss adalah di 83.50 & Take profit 82.50.